Pemulangan 238 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Natuna dilakukan dengan menggunakan pesawat milik TNI. Pesawat tersebut menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro akan mengantarkan mereka ke bandara Halim.

“Ini masih koordinasi juga. Yang jelas menggunakan pesawat dari TNI,” ujar Danang, Sabtu (15/2).

Ia mengaku juga belum mengetahui jadwal para WNI itu tiba di Bandara. Danang mengaku masih berkoordinasi dengan pihak TNI.

“Terkait dengan operasional yang itu saya belum bisa menjelaskan detail, karena saya masih koordinasi,” tuturnya.

Alasan Batik Air sebelumnya digunakan sebagai pesawat untuk menjemput karena memiliki kapasitas yang bisa menampung banyak orang. Karena menggunakan pesawat TNI yang berkapasitas lebih sedikit, ia memperkirakan akan ada lebih dari satu pesawat yang digunakan.

“Iya, pasti (lebih dari satu),” pungkasnya.

Sebelumnya, 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dijemput dari Wuhan, China beberapa waktu lalu hampir menyelesaikan masa observasinya di Natuna, Kepulauan Riau. Seluruhnya sejauh ini telah dinyatakan sehat tak terjangkit virus corona. Setelah masa observasi selesai, seluruh WNI itu akan dikembalikan kepada keluarganya masing-masing. Jelang kepulangannya ini, Pemerintah Pusat melakukan koordinasi untuk pematangan rencana.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here