Foto/RMOLSumut

Aksi Cepat Tanggap Sumatera Utara kembali menggelar safari dakwah dan kajian akbar, dengan menghadirkan Da’i kondang Ustadz Muhammad Zulfikarullah Lc, MA. Setelah Sabtu malam (08/02) di Masjid Al Badar Medan Johor,esok harinya Minggu (09/02,) Kajian Akbar pun digelar di Masjid Al Hidayah Perumahan Menteng Indah, Medan.

Selain Da’I, Ustad Muhammad Zulfikarullah Lc, MA ini juga merupakan Holistic Success Transformation Yayasan Aksi Cepat Tanggap. Sejak awal Subuh, masjid Al Hidayah yang berada didalam perumahan elite dikawasan Medan Denai ini pun sudah ramai dipadati oleh ratusan jamaah. Dan tampak para jamaah Masjid Al Hidayah antusias mendengarkan kajian dakwah yang disampaikan oleh ustad yang didatangkan dari Jakarta ini.
Dalam ceramahnya, selain berkisah tentang ketauladan Rasulullah Muhammad SAW, Zulfikarullah juga menyibak sisi lain kedermawanannya. Kedermawanan para sahabat, serta kegigihan para pejuang-pejuang Palestina dalam mempertahankan Baitul Maqdis (Al Aqsa) dari kekuasaan zionis Israel.

Diakhir ceramahnya, ustad juga mengajak jamaah Masjid Al Hidayah untuk bersama-sama membantu saudara-saudara di Palestina, termasuk para pejuang-pejuang yang saat ini masih bertahan hidup dan tetap memperjuangkan Masjid Al Aqsa walau dengan keterbatasan. Karena pejuang-pejuang yang saat ini, yang belum syahid masih bertahan dengan keadaan anggota tubuh yang tak sempurna.

Ada ribuan pejuang yang saat ini dalam kondisi distablitas, kaki yang diamputiasi, dengan menggunakan tongkat seadanya. Namun mereka tetap gigih dan upaya mempertahankan Al Aqsa tidak pernah kendur. Ustad Zulfikarullah menggelorakan semangat berinfak jammah Masjid Al HIdayah. Satu persatu jamaah mengangkat jari, pertanda berikrar dan berjanji akan mendonasi kan sedikit rezekinya untuk mewujudkan kursi roda impian para mujahid di Palestina.

Dan Alhamdulillah, dari gelora infak yang dikobarkan oleh ustad Zulfikarullah, terkumpul lah 24 kursi roda untuk para mujahid distabilitas di Palestina. Semua jamaah melafazkan takbir dan hamdalah. Harapan jamaah, kursi roda yang disumbangkan ini mampu menggerakkan semangat juang para mujahid di Palestina, dan mengetuk hati para pemuda Indonesia untuk mengikuti jejak mereka, berjuang bersama-sama meraka mempertahankan dan memerdekakan Al Aqa dari cengkeraman penjajah zionis.

Rinaldi Tambunan, Partnership ACT Sumut, selaku penanggung jawab kegiatan ini mengungkapkan rasa syukurnya, atas antusias jamaah Masjid Al Hidayah, walau Subuh hari, akan tetapi sangat merespon undangan dari BKM dan ACT. Dan ternyata penyampaian tausyiah ini sangat menyentuh jamaah, sehingga jamaah pun berbondong-bondong menyumbangkan kursi roda bagi saudara kita di Palestina.

“Dan inshaallah, di pertengahan Maret, ustad akan dihadirkan kembali di Medan ini,” jelas Rinaldi.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here