Air Mati Tanpa Pemberitahuan, Pelanggan Tirtanadi Meradang Di Sicanang Belawan

Air Mati Tanpa Pemberitahuan, Pelanggan Tirtanadi Meradang Di Sicanang Belawan

Pasokan air yang terhenti membuat warga yang di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan meradang. Peristiwa ini mereka alami dalam seminggu terakhir dimana pasokan tidak lancar. Salah seorang warga Paulina Marpaung mengatakan, kondisi air yang tidak lancar tersebut terjadi tanpa adanya pemberitahuan dari pihak PDAM Tirtanadi. Kondisi ini membuat warga sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. "Macet-macet airnya, hidup hanya sebentar setelah itu mati lagi. Warga disini jadi kesulitan," katanya kepada RMOLSumut, Kamis (19/9). Paulian mengaku kesulitan ini sudah mereka sampaikan kepada pihak PDAM Tirtanadi. Dan laporan mereka ini menurutnya telah direspon oleh perusahaan air minum milik Pemprov Sumut tersebut. "Katanya lagi ada perbaikan pompa," ujar Paulina. Terpisah, Sekretaris Perusahaan (Sekper) PDAM Tirtanadi Sumut Humarkar Ritonga menyampaikan pihak PDAM Tirtanadi saat ini sedang melakukan perawatan terhadap pompa oleh divisi produksi. "Sedang ada perawatan pompa di kawasan RS Kusta, dan mungkin hari ini sudah bisa normal kembali," ungkapnya. Informasi terakhir dari warga, saat ini kondisi air sudah mulai normal kembali. Pun begitu, mereka berharap pihak PDAM Tirtanadi lebih informatif terhadap berbagai situasi yang berkaitan dengan kebutuhan air bersih bagi pelanggan. "Itu perlu supaya kita bisa antisipasi kebutuhan air. Jangan tiba-tiba mati tanpa ada informasi apa-apa," demikian Paulina.[R]


Pasokan air yang terhenti membuat warga yang di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan meradang. Peristiwa ini mereka alami dalam seminggu terakhir dimana pasokan tidak lancar.

Salah seorang warga Paulina Marpaung mengatakan, kondisi air yang tidak lancar tersebut terjadi tanpa adanya pemberitahuan dari pihak PDAM Tirtanadi. Kondisi ini membuat warga sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

"Macet-macet airnya, hidup hanya sebentar setelah itu mati lagi. Warga disini jadi kesulitan," katanya kepada RMOLSumut, Kamis (19/9).

Paulian mengaku kesulitan ini sudah mereka sampaikan kepada pihak PDAM Tirtanadi. Dan laporan mereka ini menurutnya telah direspon oleh perusahaan air minum milik Pemprov Sumut tersebut.

"Katanya lagi ada perbaikan pompa," ujar Paulina.

Terpisah, Sekretaris Perusahaan (Sekper) PDAM Tirtanadi Sumut Humarkar Ritonga menyampaikan pihak PDAM Tirtanadi saat ini sedang melakukan perawatan terhadap pompa oleh divisi produksi.

"Sedang ada perawatan pompa di kawasan RS Kusta, dan mungkin hari ini sudah bisa normal kembali," ungkapnya.

Informasi terakhir dari warga, saat ini kondisi air sudah mulai normal kembali. Pun begitu, mereka berharap pihak PDAM Tirtanadi lebih informatif terhadap berbagai situasi yang berkaitan dengan kebutuhan air bersih bagi pelanggan.

"Itu perlu supaya kita bisa antisipasi kebutuhan air. Jangan tiba-tiba mati tanpa ada informasi apa-apa," demikian Paulina.