Airlangga-AHY Punya Peluang Besar Di 2024

Airlangga-AHY Punya Peluang Besar Di 2024

Dilihat dari sisi figur dan partai politik, maka pasangan Airlangga Hartarto-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY mempunyai peluang besar untuk maju Pilpres 2024. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah. "Jika terjadi kesepakatan, kemitraan politik Golkar-Demokrat bisa menguntungkan keduanya. Golkar mendapat mitra dengan potensi tokoh dengan elektabilitas doprediksi akan terus naik, sementara Demokrat diuntungkan karena Golkar terbukti berhasil menjadi pemenang (kedua) di 2019," ujar Dedi Kurnia seperti dilansir RMOL, Jumat (26/6). Pengamat politik dari Universitas Telkom ini menilai, Demokrat di tangan AHY sudah mulai memanaskan mesin politik sejak dini, termasuk menemuai Airlangga, Kamis malam. Langkah tersebut dinilai tepat meskipun gelaran pilpres masih terlampau jauh. Saat ini, pertemuan Airlangga-AHY sangat bermanfaat menyongsong Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung pada 9 Desember. "Melihat kapasitas mesin parpol, Golkar-Demokrat memungkin untuk mengupayakan keduanya merangkak naik," kata Dedi Kurnia. Adapun terkait figur Airlangga dan AHY ditambah mesin parpol yang sudah dipanaskan sejak dini itu, sangat membuka peluang keduanya menjadi pasangan yang diperhitungkan di kontestasi pilpres. Hanya saja, peluang tersebut masih dinamis mengingat gelaran pilpres masih terlampau jauh. "Dengan jarak waktu bicara hari ini, tentu saja peluang itu besar," demikian Dedi Kurnia Syah.[R]


Dilihat dari sisi figur dan partai politik, maka pasangan Airlangga Hartarto-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY mempunyai peluang besar untuk maju Pilpres 2024. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah.

"Jika terjadi kesepakatan, kemitraan politik Golkar-Demokrat bisa menguntungkan keduanya. Golkar mendapat mitra dengan potensi tokoh dengan elektabilitas doprediksi akan terus naik, sementara Demokrat diuntungkan karena Golkar terbukti berhasil menjadi pemenang (kedua) di 2019," ujar Dedi Kurnia seperti dilansir RMOL, Jumat (26/6).

Pengamat politik dari Universitas Telkom ini menilai, Demokrat di tangan AHY sudah mulai memanaskan mesin politik sejak dini, termasuk menemuai Airlangga, Kamis malam. Langkah tersebut dinilai tepat meskipun gelaran pilpres masih terlampau jauh. Saat ini, pertemuan Airlangga-AHY sangat bermanfaat menyongsong Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung pada 9 Desember.

"Melihat kapasitas mesin parpol, Golkar-Demokrat memungkin untuk mengupayakan keduanya merangkak naik," kata Dedi Kurnia.

Adapun terkait figur Airlangga dan AHY ditambah mesin parpol yang sudah dipanaskan sejak dini itu, sangat membuka peluang keduanya menjadi pasangan yang diperhitungkan di kontestasi pilpres.

Hanya saja, peluang tersebut masih dinamis mengingat gelaran pilpres masih terlampau jauh. "Dengan jarak waktu bicara hari ini, tentu saja peluang itu besar," demikian Dedi Kurnia Syah.