Aksi berbagi kasih dan kepedulian kembali dilakukan oleh Komisi HIV/AIDS dan NAPZA Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) lewat sosialisasi terhadap warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe, Kabupaten Karo. Sekitar 100 warga binaan mengikuti sosialisasi yang dipimpin oleh Ketua Komisi HIV AIDS dan NAPZA GBKP, Pdt. Masada Sinukaban tersebut.
Pdt Masada mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menyampaikan informasi mengenai bahaya HIV/AIDS dan NAPZA, tetapi menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang edukasi dan perhatian bagi warga binaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap Jumat selama dua bulan.
"Ini kami laksanakan sebanyak delapan kali, setiap hari Jumat selama dua bulan. Tujuannya agar seluruh warga binaan mendapatkan informasi mengenai pencegahan dari kami," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Jumat, 25 September 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sederhana yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga binaan, khususnya dalam memahami risiko HIV/AIDS, NAPZA, perjudian, narkoba, dan perilaku seksual berisiko.
Komisi HIV AIDS dan NAPZA GBKP juga berupaya menjangkau seluruh warga binaan melalui kegiatan yang dilakukan secara bertahap. Hal ini mengingat jumlah penghuni Rutan Kabanjahe yang disebut mencapai sekitar 800 orang.
"Kami melakukan hal-hal kecil dan sederhana. Kiranya bermanfaat bagi sesama manusia," katanya.
Masada menegaskan, edukasi menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS serta penyalahgunaan narkoba dan NAPZA. Informasi yang benar diharapkan dapat membantu warga binaan mengambil keputusan yang lebih aman, baik selama menjalani masa pembinaan maupun ketika kembali ke tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Komisi HIV AIDS dan NAPZA GBKP mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyuarakan pencegahan terhadap perjudian, narkoba, HIV/AIDS, dan perilaku seksual berisiko.
Bagi Masada, kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Kehadiran, edukasi, dan kemauan untuk berbagi pengetahuan juga dapat menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.
"Shalom, ras mejuah-juah. Tuhan Yesus beserta kita," tutupnya.
