Aksi pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang membuat parodi “lupa ingatan” sebagai konten ternyata tidak berhenti pada kasus di Bantul, DI Yogyakarta.
Aksi yang hampir sama kembali dilakukan oleh seorang wanita yang mengenakan seragam SPPG dan kini menjadi sorotan dan menuai banyak hujatan dari warganet. Banyak yang menyebut aksi tersebut menunjukkan rasa nirempati mengingat kasus keracunan MBG memberi dampak hilang ingatan terhadap salah seorang siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Dalam video yang dilihat redaksi pada unggahan di akun Inari.indonesia, pegawai SPPG berjenis kelamin wanita tersebut terlihat berbicara mengenai waktu mengonsumsi MBG. Ia kemudian memperagakan seolah-olah tidak mengenali orang-orang di sekitarnya.
“Aku baru makan MBG, batas makannya jam 12. Aah…aku siapa, kamu siapa? lupa ingatan guys, MBG nya udah habis tapi aku baru melihatnya batas makan," ujar pegawai tersebut dalam video itu.
Unggahan itu menuai sorotan karena dinilai tidak tepat di tengah perhatian publik terhadap kasus gangguan kesehatan yang dialami sejumlah penerima manfaat MBG.
Ogah Minta Maaf
Meski videonya menjadi viral dan memicu berbagai reaksi di dunia maya, namun yang bersangkutan justru menolak meminta maaf. Menurutnya ia tidak bersalah karena tidak sedang mengejek siapa pun dalam videonya tersebut.
Dalam penjelasannya yang diunggah akun reset.feed ia mengatakan bahwa videonya tersebut tidak bermaksud mengejek. Sehingga ia heran ada pihak yang memintanya untuk melakukan permintaan maaf
“Yang bikin aku kaget, aku disuruh minta maaf dan aku merasa tidak punya salah ke siapapun, kenapa aku disuruh minta maaf? pertama, ini instagram aku, dan aku nggak ada ngeledek apapun justru aku mau mematahkan statemen kalau mbg itu nggak seserem yang ditayangkan di sosial media,” ujarnya.
Video aksi pegawai SPPG yang menjadi viral belakangan ini kerap menjadi sorotan. Selain di Bantul, aksi pegawai SPPG yang sempat viral juga terjadi di Deli Serdang. Dalam siaran langsung, dua pegawai SPPG di Galang Barat dua pegawai SPPG tersebut mengejek para korban keracunan. Tak berselang lama, keduanya mengunggah video permintaan maaf.
