Ditengah maraknya penyebaran virus Corona (Covid-19) beberapa anggota DPRD Medan justru menggelar Sosialisasi Perda dengan mengumpulkan massa dalam jumlah besar.

Hal itu sangat disayangkan, sebab Kapolri Jendral Pol Idham Aziz telah mengeluarkan maklumat kepatuhan terhadap pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona tanggal 19 Maret 2020.

Dalam maklumat itu, jelas diterangkan jika tidak mengadakan pertemuan sosial masyarakat yang berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik ditempat umum maupun dilingkungan sendiri.

Menanggapi itu, Kabag Fasilitasi Anggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Medan, Yuslizar Usman mengakui ada beberapa anggota DPRD Medan yang melaksanakan kegaiatan Sosialisasi Perda.

“Benar, ada beberapa, saya lupa karena belum ada masuk tagihan ke kami. Tapi setahu saya ada 4 sampai 6 dewan yang buat Sosialiasi Perda,” kata Yuslizar, Selasa (24/3/2020).

Yuslizar mengatakan, dalam pelaksanaan Sosialisasi Perda, pihaknya tak bisa menahan keinginan anggota DPRD. Sebab, mereka hanya memfasilitasinya saja.

“Itu ke pribadi dewan. Kita cuma fasilitasi anggarannya saja,” jelasnya sembari menyebut jika pelaksanaan sosialisasi perda mengundang sekitar 200-an masyarakat.

Dalam pelaksanaan sosialisasi perda, Yuslizar mengaku jika pihaknya sudah mengingatkan adanya maklumat Kapolri, surat edaran Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan.

“Sudah kita beritahu, tapi mungkin dewan-dewannya sudah persiapan. Ada juga dewan yang batalin, surat udangan ditarik kembali,” urainya.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan jika dalam pelaksanaan sosialisasi perda, Sekretariat DPRD Medan tidak ada memerintahkan stafnya untuk mendampingi anggota dewan.

“Karena edaran itu, kami tak pernah kasih staf, lain cerita kalau staf itu diminta dewan ya, itu diluar tanggungjawab sekretariat,” demikian Yuslizar.

Diketahui, beberapa anggota DPRD Medan telah menggelar Sosialisasi Perda pada tanggal 22-24 Maret 2020. Beberapa anggota DPRD yang menggelar sosialisasi Perda yakni, Paul MA Simanjuntak, Robi Barus, Erwin Siahaan, Dedy A Nasution.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here