T Rendy (tengah)/RMOLSumut

KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam perkara tindak pidana korupsi dugaan suap terkait dengan proyek dan jabatan yang melibatkan Walikota Medan Dzulmi Eldin. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, Jalan AH Nasution, Kamis (31/10/2019).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan untuk pemeriksaan ini mereka memanggil dua orang anak dari Dzulmi Eldin yakni T Rendy Edriansyah dan Ranila Kamila. Keduanya dimintai keterangan terkait perjalanan ke Jepang yang dinilai menjadi salah satu pemicu kasus suap dari para pejabat Pemko Medan.

“Pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara ini telah dilakukan sejak Selasa (29/10). Sekitar 12 orang saksi telah diperiksa yang terdiri dari unsur anggota DPRD Sumatera Utara, Pejabat SKPD Kota Medan, keluarga Wali Kota Medan dan Swasta,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Selain anak Dzulmi Eldin, KPK juga memeriksa beberapa pejabat Pemko Medan yakni

  • Edliaty, Kadis Koperasi Kota Medan
  • Junaidi, Sopir Wali Kota Medan
  • Hannalore Simanjuntak, Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan
  • Dammikrot, Kadis Perdagangan Kota Medan
  • Rizfan Juliardy Hutasuhut, Kabid Tata Kelola Air Dan Drainase Perkotaan Dinas Pu Kota Medan
  • Qamarul Fattah, Kadis Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan
  • Emilia Lubis, Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan
  • Iswar Lubis, Kadis Perhubungan Kota Medan

Kasi Pemkum Kejatisu Sumanggar Siagian membenarkan adanya pemeriksaan sejumlah pejabat yang dilakukan KPK.

“Iya, mereka (KPK) meminta izin untuk meminjam ruangan Kejatisu untuk melakukan pemeriksaan atas kasus yang ada di Kota Medan. Mereka sejak Senin berada disini dan dijadwalkan sampai hari Jumat,” kata Sumanggar Siagian.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here