Petugas memantau thermo scanner/Dok KKP KNIA

Pihak Kantor Kesehatan Bandar Udara Kuala Namu Internasional (KNIA) kembali mengaktifkan penggunaan alat pengukur suhu tubuh atau thermo scanner bagi penumpang. Kebijakan ini dilakukan menyusul adanya imbauan dari Kementerian Kesehatan RI untuk mengantisipasi masuknya virus corona dari Tiongkok.

Alat ini dipasang pada gerbang kedatangan internasional. Seluruh penumpang yang baru tiba diwajibkan untuk melewatinya saat akan masuk ke terminal KNIA. Petugas yang memantau pengoperasian alat tersebut akan melakukan tindakan lanjutan jika menemukan pasien yang terdeteksi memiliki suhu tubuh diatas 38 derajat celcius.

“Kita awasi dengan ketat suhu penumpang. Ketika suhu tubuh penumpang lebih dari 38 derajat kami akan lakukan observasi khusus. Nah, kalo memang diduga menyerupai virus saluran pernafasan itu kita bawa ke Rumah Sakit Haji Adam Malik,” kata Kepala Kantor Kesehatan Bandara KNIA, Priagung Adhi Bawono, kepada wartawan, Rabu (22/1).

Selain memasang alat tersebut, petugas juga membagikan kartu kesehatan kepada setiap penumpang yang akan bepergian ke luar negeri.

“Mereka akan mengisi data dalam kartu tersebut dan memberikannya kepada petugas pada terminal kedatangan pada bandara tujuan,” ujarnya.

Virus Corona menyebar dari Wuhan Tiongkok saat ini menjadi perhatian dunia. Virus ini dilaporkan menyebabkan sembilan orang meninggal dunia dan lebih dari 400 orang terpapar. Penyakit ini ditularkan melalui pernafasan, dimana orang yang terinfeksi akan mengalami gejala demam tinggi/ batuk dan radang tenggorokan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here