Akibat belum semua titik dialiri listrik, proses penguburan jenazah korban virus corona di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Simalingkar-B khusus korban corona, Rabu malam (1/4/2020) terpaksa menggunakan lampu sorot.

Selain itu, proses pemakaman juga dibantu Satuan Sabhara Polrestabes Medan.

Penggunaan lampu sorot dikarenakan proses pemakaman dilakukan malam hari. Aliran listrik TPU tersebut juga belum sampai di bagian ujung, tepatnya areal pemakaman khusus korban virus corona.

Hal ini diakui Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Muhamamad Husni.

“Ya, proses pemakamannya kami dibantu Satuan Sabhara. Aliran listrik belum sampai ujung,” ungkap Husni, Kamis (2/4/2020).

Husni juga mengakui ambulans pengantar jenazah kesulitan ke areal pemakaman karena akses belum selesai.

“Aksesnyakan sedang kami kerjakan. Dalam dua hari ini selesai. Makanya prosesnya dibantu. Saya cuma bisa jawab terkait lokasi,” tambahnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here