Guna pengoptimalan dana desa dalam pertanian, Kaum Milenial Indonesia (KAMI) wilayah Humbang Hasunduntan menggelar Webinar.

Rencananya, Webinar tersebut akan digelar, Sabtu, 20 Juni 2020, Pagi, via Zoom. Webinar itu sendiri mengambil thema ‘Kolaborasi Pendanaan dan Optimalisasi Dana Desa untuk Pertanian dalam Pandemi Covid-19’.

Dalam Webinar itu, nantinya akan menghadirkan sejumlah narasumber seperti Bupati Humbang Hasundutan; Dosmar Banjarnahor, Ketua Komisi B DPRD Sumut; Viktor Silaen .

Kemudian, Guru besar dan Dosen USU; Zulkifli Nasution, Ketua Umum DPP KNPI; Haris Pertama serta Humica Simamora mewakili Petani Humbahas.

Founder KAMI, Swangro Lumban Batu, kepada wartawan mengungkapkan bahwa KAMI terbentuk untuk menampung dan menyampaikan aspirasi generasi milenia dalam hal-hal positif.

“Kami melihat bahwa fenomena anak muda saat ini dominan dengan hidup individualistik, apatis terhadap lingkungan sekitarnya dan terlalu fokus dan sibuk dengan gawainya masing,” ujar aktivis yang menolak perusakan Danau Toba ini, Jumat.

“Pada prinsipnya kaum milenial harus bisa memberi solusi, bukan lagi hanya pengkritik. Serta berani keluar dari zona nyamannya,” sambung mantan pengurus pusat GMKI tersebut.

Direktur wilayah (Dirwil) KAMI Humbahas, Yedija Manullang mengungkapkan bahwa milenial dewasa ini jangan dipandang hanya sebelah mata.

“Milenial sejauh ini masih banyak dipandang hanya sebagai pelengkap masyarakat saja dan dinilai belum banyak berkontribusi, kehadiran KAMI ingin merubah persepsi tersebut dengan membuat berbagai kegiatan yang bermanfaat walaupun dengan situasi yang terbatas karena Pandemi Covid-19 ini. Hal ini mendandakan bahwa Milenial mampu beradaptasi dalam situasi yang kurang mendukung” ujar Yedija.

Oleh karena itu, kata dia dengan menggelar Webinar yang mengangkat topik Dana Desa dan Pertanian diharapkan akan memperkaya perspektif serta memberikan solusi kongkret untuk kemajuan Humbahas kedepannya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here