Parlindungan Sipahutar/RMOLSumut

Fraksi Demokrat DPRD Medan mengaku mendukung pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Covid-19. Hal itu menambah kekuatan Pansus Covid-19 yang awalnya hanya diusulkan 7 fraksi.

Dukungan itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan, Parlindungan Sipahutar. Ia mengaku, partai berlambang mercy itu sangat mendukung terbentuknya Pansus tersebut.

“Demokrat tidak menolak, cuma belum memasukkan usulan itu. Kita sangat mendukung terbentuknya Pansus Covid-19. Hari ini usulannya kita proses,” kata Parlindungan, Rabu (3/6/2020).

Ia menyebut, alasan fraksinya mendukung terbentuknya Pansus Covid-19 dikarenakan belum maksimalnya Pemerintah Kota (Pemko) melalui gugus tugas dalam menanggapi pandemi ini.

“Kita lihat belum maksimal, masih ada hal-hal yang kita anggap kurang. Makanya kita sepakat dibentuk Pansus Covid-19 itu untuk bisa memperbaiki kinerjanya sehingga semua dapat terpenuhi,” sebutnya.

Selain itu, ia menyebut jika pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat juga menjadi sorotan fraksinya. Parlindungan mengatakan, ia banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait pendistribusian Bansos tersebut.

“Seperti bansos, kita lihat itu masih belum merata pendistribusiannya, ada yang dapat ada yang tidak. Kita tak tahu bagaimana pendataannya dilakukan, data mana yang dipakai, kita akan tanyakan itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Medan, Hasyim SE, menyebut jika pembentukan Pansus ini berdasarkan surat yang masuk ke pimpinan dari 7 fraksi.

“Ada 7 fraksi yang mengajukan, yakni Fraksi PDIP, Gerindra, PKS, NasDem, Golkar dan HPP,” katanya.

Dalam surat dari masing-masing fraksi itu, sebut Hasyim, inti pembentukan Pansus karena DPRD ingin adanya akurasi dan transparansi.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here