GMNI Sumut Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin, Polri Didesak Bongkar Jaringan Besar

•PERISTIWA
externalexternalexternalexternal
GMNI Sumut Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin, Polri Didesak Bongkar Jaringan Besar
Michael Situmeang/Ist

Article Header Image DPD GMNI Sumatera Utara mengapresiasi kinerja Polri, khususnya Polda Sumut di bawah kepemimpinan Irjen Pol Sonny Irawan bersama BNN RI, Bareskrim Polri, serta Bea dan Cukai dalam mengungkap penyelundupan 1,16 ton ketamin di perairan Sumatera Utara.

Namun, pengungkapan kasus tersebut dinilai harus menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan besar di balik peredaran narkotika, mulai dari pemasok, pemodal, pengendali distribusi, hingga pihak-pihak lain yang terbukti terlibat.

Ketua DPD GMNI Sumut, Michael Situmeang, menegaskan bahwa apresiasi terhadap aparat penegak hukum harus diikuti langkah penindakan yang konsisten dan menyeluruh.

“Apresiasi kami kepada Polri dan Kapolda Sumut harus diikuti penindakan yang konsisten. Jangan berhenti pada penyitaan barang bukti dan penangkapan pelaku lapangan. Telusuri aliran dana, bongkar jaringan pengendalinya, dan proses setiap pihak yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu,” tegas Michael.

Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Dibutuhkan sinergi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan serta pencegahan peredaran gelap narkotika.

Michael menilai, upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Dalam semangat Marhaenisme, melindungi rakyat dan menyelamatkan generasi muda adalah bagian dari perjuangan mewujudkan keadilan sosial. Aparat harus tegas, pemerintah harus hadir, dan masyarakat harus bergerak bersama. Tidak boleh ada ruang bagi jaringan narkotika untuk merusak masa depan rakyat,” ujarnya.

DPD GMNI Sumut menyatakan mendukung langkah tegas Polri dan Polda Sumut dalam memberantas peredaran narkotika. GMNI juga mendorong kolaborasi berkelanjutan seluruh elemen untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika dan menciptakan Sumatera Utara yang lebih aman bagi generasi mendatang.Article Image

Editor : Jonris Purba


Berita Terkait