Walikota Medan Dzulmi Eldin di Gedung KPK/RMOL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Pemko Medan, Rabu (30/10). Pemeriksaan ini dilakukan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan disebut masih berkaitan dengan kasus OTT Walikota Medan Dzulmi Eldin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ada 7 orang pejabat Pemko Medan yang diperiksa. Mereka yakni, Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan Khairunisa; Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) atau disebut Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Medan Suherman dan Kabag Perlengkapan dan Layanan Pengadaan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Medan S I Dongoran.

Selanjutnya, pemeriksaan juga dilakukan terhadap Aidil Ajudan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Staf Protokoler Andika dan Kabag Hukum Setda Kota Medan Bambang.

Namun Bambang yang ditemui di Kantor Kejatisu membantah dirinya diperiksa KPK.

“Enggak tau, enggak tau saya. Karena panggilan langsung ke orangnya,” katanya kepada wartawan.

Ia mengaku, kehadirannya bukan untuk mendampingi pejabat yang dipanggil penyidik KPK.

“Tidak, saya tidak mendampingi,” imbuhnya singkat.

Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan KPK menggunakan kantor mereka untuk melakukan pemeriksaan tersebut. Pihak Kejatisu sendiri hanya memfasilitasi eengan menyediakan tempat.

“Iya benar, pada Minggu ini sejak kemarin pihak KPK telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Dalam hal pinjam tempat proses pemeriksaan dari hari Senin sampai Jumat,” tandasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here