Mungkin tidak semua perkampungan mengalami hal yang sama seperti apa yang dirasakan oleh masyarakat Kampung LauGedang, Desa Suka Makmur, Sembekan II Kutalimbaru, Deliserdang.

Dimana perbedaan dalam memeluk keyakinan diantara mereka tidak begitu mencolok. Suhu yang dingin dan alam yang segar lagi hijau, serta dikelilingi oleh Bukitbarisan dan Hutan Taman Nasional Gunung Leuser, mungkin penyebab hati para penghuni lembah yang berada di kaki Gunung Sibayak ini menjadi adem.

Setahun yang lalu kerukunan mereka benar-benar terlihat saat Ummat Islam sedang melaksanakan kurban serentak di Hari Raya Idul Adha. Walau jumlah pemeluk keyakinan yang berbeda ini berimbang, namun perselisihan jarang terjadi, mungkin kampung ini cocok disebut sebagai kampung Bhineka Tunggal Ika. Jiwa kegotong royongan benar-benar kental di kampung yang notabene petani kopi ini.

Betapa tidak, ketika Hari Raya Idul Adha tahun lalu tepatnya pada 2019 atau 1441 Hijriyah, masyarakat Lau Gedang mendapatkan Qurban pertama kali selama kampung ini ada. Bantuan sebanyak 1 ekor sapi dan 4 ekor kambing, dari para donator.

Disaat itulah dengan dikomandoin oleh seorang ustad muda Ustad Habib, masyarakat Lau Gedang berkumpul untuk melaksanakan penyembelihan kurban.Kebersamaan dikampung ini benar-benar terlihat nyata ketika ‘lebaran kurban’. Satu persatu potongan daging yang baru saja disembelih di cacah oleh beberapa bapak-bapak yang non muslim.

“Untuk perkakas penyembelihan disiapkan oleh Ustad Habib dan panitia Qurban Masjid Nurul Yaqin Lau Gedang. Para bapak-bapak lainnya hanya membawa semangat kegotong royongan dan persaudaraan dalam kegiatan penyembelihan, pemotongan serta penyacahan hingga proses pendistribuian daging qurban tersebut,” demikian penjelasan ustad Habib.

“Kami semua yang ada di Lau Gedang ini, baik itu yang non Muslim ataupun yang Muallaf sangat merindukan kebersamaan yang dulu pernah kami rasakan saat Lebaran Qurban tahun lalu,’ semoga saja pada tahun ini, ada lagi para donator yang tergugah untuk melaksanakan Qurban nya di kampung terisolir seperti dikampung kami ini,” jelas Habib.

Tunggu apalagi, Sahabat Dermawan saat nya berikan Qurban Terbaik di Kampung Lau Gedang, melalui Labbaik Qurban Terbaik bersama Yayasan Global Qurban – ACT Sumatera Utara. Agar ibadah qurban tahun ini semakin penuh makna, yang akan kembali memupuk kebersamaan antar Ummat beragama.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here