Bobby Nasution/RMOLSumut

Gagasan Kolaborasi Medan Berkah yang diusung Muhammad Bobby Afif Nasution dalam membangun Kota Medan, tak lain agar pembangunan kota yang berusia 430 tahun penuh dengan keberkahan.

Calon Walikota Medan ini, yakin keberkahan akan tercapai jika semua pihak mau bersatu membangun Kota Medan. Termasuk menjalin koalisi keumatan.

Terkait rencana alumnus Magister Sains Agribisnis IPB ini, Ketua PDM Muhammadiyah Kota Medan, Ustadz Tagor Muda Lubis mengharapkan Bobby tidak hanya bergerak dengan keumatan. Yang seakan-akan berpihak pada umat Islam, dan yang lain terabaikan.

“Lantaran, masyarakat Medan adalah masyarakat yang majemuk, dengan latar belakang suku berbeda. Apalahgi Medan sebagai miniature Indonesia. Jika mau menjadi pemimpin, Bobby diharapkan bisa mengayomi semua pihak,” tuturnya.

Menurut Tagor, agar tercipta pemerintahan yang berkah, Bobby harus mengusung konsep madani. “Konsep madani ini dibangun Nabi Muhammad SAW saat menjadi pemimpin di Madinah. “Rasul mempersatukan perbedaan masyarakat di Madinah saat memimpin. Dengan mengusung konsep keadilan ke semua pihak,” bebernya.

Sementara, Bendahara PW Al-Washliyah Sumatera Utara (Sumut) menuturkan salah satu langkah mewujudkan keberkahan adalah silaturahmi dan menjalin hubungan harmonis. Bisa juga disebut berkolaborasi. “Ini (silaturahmi) adalah perintah Allah. Jika terlaksana, akan muncul kebaikan. Dan kebaikan inilah berkah,” urai Abdul Hafiz.

Memang, lanjutnya, dalam bursa pencalonan Walikota Medan dengan mayoritas warga muslim. Isu keumatan harus dibangun. “Dan politik identitas ini pasti sudah dibangun juga oleh pesaing politiknya,” jelas dia.

Untuk itu, Abdul Hafiz menyarankan Bobby menggelentorkan strategi yang sulit untuk ditiru oleh lawan. “Harus dapat memberikan konsep yang lebih baik dan sesuai dengan gagasannya Kolaborasi Medan Berkah,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here