Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) HIMMAH dan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumatera Utara yakin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti kasus dugaan Pungli dan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Oleh Wali Kota Sibolga HM Syarfi Hutahuruk.

Kedua organisasi yang tergabung di dalam kelompok Cipayung itu menyebut, kehadiran Lili P Siregar yang menjadi lembaga anti rasuah itu akan menjadikan Sibolga dan Sumut bebas korupsi.

“Kami yakin, KPK RI menindaklanjuti dugaan kasus Pungli dan TPPU yang dilakukan Wali Kota Sibolga ini. Apalagi ada ‘anak’ Sumut, Ibu Lili Siregar disana,” kata Ketua PKC PMII Sumut, Azlansyah Hasibuan, Senin (22/6/2020).

Sebagai bentuk kerja nyata, Azlansyah mengatakan jika PMII dan HIMMAH Sumut sudah menyampaikan langsung kepada Lili P Siregar beberapa hari lalu. Secara administratif pun sudah dilaporkan kepada KPK dengan nomor LP : 07/7/PP-HMH/B/LP/V/2020 dengan lampiran 1 (Satu) Keping CD.

“Kami sudah beritahukan ini secara langsung kepada beliau (Lili). Alhamdulillah sambutan beliau positif. Kami yakin tak lama lagi KPK akan turun ke Sibolga untuk melakukan penyelidikan setelah dilakukan pra lidik,” ucapnya.

Ketua PW HIMMAH Sumut, Abdul Razak Nasution mengatakan jika pihaknya akan konsisten mengawal kasus dugaan Pungli dan TPPU tersebut.

Terlebih, adanya sosok Lili P Siregar di tubuh KPK semakin membuat pihaknya yakin jika Kota Sibolga dan Provinsi Sumut kedepan bebas dari praktik korupsi.

“Ibu Lili P Siregar orangnya tegas dan berintegritas tinggi. Integritasnya yang tinggi membuat beliau duduk di posisi saat ini. Tentu dia tak rela jika kampung di halamannya ini masih ada korupsi,” kata Razak.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here