Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri/RMOL

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruangan Wahyu Setiawan di Kantor KPU RI, Kamis (9/1). Selain menyegel ruangan Wahyu, KPK juga melakukan pemeriksan terhadap sejumlah saksi.

“Saat ini sudah ada 8 orang yang diperiksa,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (9/1).

Namun, Ali mengaku belum bisa membeberkan delapan saksi yang diperiksa tersebut. Ia mengatakan pihak penyidik masih terus melakukan penyelidikan dalam OTT kali ini.

“Tim lidik masih bekerja, siang nanti KPK akan menentukan sikap status terhadap para terperiksa,” singkatnya.

Tidak hanya itu, KPK juga melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus suap yang dilakukan Wahyu. Salah satunya dengan melakukan penggeledahan di ruang kerja pimpinan KPK itu.

Secara singkat, rekan Wahyu yang juga Komisioner KPU Ilham Saputra membenarkan adanya penyegelan ruang kerja Wahyu, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

“Benar,” tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/1).

OTT KPK menyasar KPU, Rabu siang. Komisioner KPU Wahyu Setiawan dicokok penyidik KPK bersama tiga orang lainnya.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa OTT ini berkaitan dengan suap menyuap. Sementara mereka yang ditangkap adalah penyuap dan pemberi suap.

Kini beredar kabar bahwa Wahyu ditangkap bersama dengan seorang caleg dari PDI Perjuangan dan dua staf sekjen partai tersebut. Kabar itu dihembuskan politisi Partai Demokrat Andi Arief.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here