Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Syaiful Bahri diperiksa KPK sebagai saksi atas tersangka Isa Ansari, Selasa, (19/11/2019) di Kantor BPKP Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan.

Kepada wartawan, Syaiful mengaku ditanya KPK terkait setoran uang ke Wali Kota Medan nonaktif, Dzulmi Eldin.

“Ditanya penyidik apa pernah setor uang ke wali kota, saya bilang tidak ada,” ujar Syaiful.

Selama diperiksa, Ia mengaku penyidik KPK memperlakukannya dengan baik, bahkan makan siang turut disiapkan untuknya.

Sejak masih menjadi Sekretaris Daerah hingga saat ini, Syaiful mengaku tidak pernah menyetor uang ke Dzulmi Eldin.

“Disposisi juga tidak, gak tau juga permainan dibawah,” tuturnya.

Namun, ia mengaku tidak ingat berapa banyak pertanyaan yang ditanyakan penyidik kepadanya. Ia hanya ingat pertanyaan apakah pernah memberikan uang.

“Waktu saya selesai Andi (Kabag Umum) dan Sofyan (Kasatpol PP) masih ada di atas (diperiksa),” jelasnya.

Syaiful sendiri diperiksa bersama i saksi yang diperiksa hari ini. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, seluruh saksi yang diperiksa untuk tersangka Isa Ansari

“Hari ini KPK mengagendakan pemeriksaan 8 saksi untuk tersangka IAN (Isa Ansari) dalam tindak pidana korupsi suap terkait dengan proyek dan jabatan pada Pemerintah Kota Medan Tahun 2019,” ujar Febri.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here