Ilustrasi/Net
Salah seorang Perwira Menengah (Pamen) TNI di lingkungan Kodam I/BB berpangkat Letkol, berinisial AH diduga menikah sirih dengan LN.

WA suami resmi dari LN keberatan istrinya telah melakukan nikah siri dengan Pamen yang menjabat Dandenzibang 3/I Medan.

Kepada wartawan, WA bercerita dirinya sudah mulai curiga kedekatan AH dengan istirinya sejak 3 tahun lalu. Namun, baru bisa dia buktikan kedekatan tersebut sekitar 3 bulan lalu.

Tidak senang rumah tangganya di usik oleh AH, WA melaporkan peristiwa tersebut ke Pengadilan Militer. Menurutnya, apa yang telah dilakukan AH, menikah siri dengan istrinya adalah perbuatan melanggar hukum.

“Di TNI itu tidak boleh menikah siri, apalagi istri orang. Kalau di Angkatan Udara setahu saya, kalau personelnya kedapatan selingkuh, langsung di pecat dari kesatuan,” kata AW, di Medan, Jumat (8/11/2019).

Karena melaporkan kasus ini ke pengadilan militer, WA mengaku sudah diminta keterangan untuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Bahkan dalam waktu dekat kasusnya akan mulai disidangkan.

“Tinggal menunggu jadwal sidang saja,” tuturnya.

Namun yang ia kecewa yakni AH pamen TNI tersebut masih menduduki sebuah jabatan. Seharusnya, AH sudah diberhentikan dari jabatan tersebut. Apalagi, sudah ada disposisi surat dari pimpinan Kodam I/BB agar AH dibebas tugaskan dari jabatannya.

“Ini yang aneh, pelanggaran AH ini sudah masuk ranah pidana, kenapa tetap diberikan jabatan. Saya punya seluruh bukti kuat salah satuntansurat keterangan AH dan istri saya yang menikah siri, itu suda saya berikan ke penyidik sebagai salah satu bukti,” paparnya.

Kapendam I/BB Kolonel Zeni belum bisa berkomentar jauh terhadap kasus tersebut. Sebab, ia belum mendapatkan informasi lebih jauh.

“Terimakasih informasinya, akan di cek kebenarannya,” katanya ketika dikonfirmasi.

2 KOMENTAR

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here