Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Arwani Thomafi mengaku terkejut dengan kasus OTT yang menjerat salah seorang komisioner KPU RI. Menurutnya ini jadi peringatan enting bagi seluruh penyelenggara pemilu di Indonesia agar tidak terlibat pelanggaran hukum.

“Peristiwa ini sungguh mengejutkan kita semua,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Arwani Thomafi kepada wartawan, Rabu (8/1).

Arwani menyebut, Parlemen sangat mendukung penuh langkah KPK untuk melakukan penegakan hukum di lingkungan penyelenggara pemilu.

“Peristiwa OTT yang menimpa komisioner KPU ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh stakeholder penyelenggara pemilu untuk memastikan bekerja sesuai dengan koridor hukum dan etik,” katanya.

Salah satu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) terjaring operasi tangkap tangan (OTT). OTT dikabarkan digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (8/1).

Ketua KPK, Firli Bahuri menjelaskan bahwa KPK menangkap pemberi dan penerima suap. Dia menyebut bahwa komisioner yang terkena OTT berinisial WS, yang menjurus ke Wahyu Setiawan.

“Komisioner KPU atas nama WS,” tegasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here