Kantor Walikota Medan/RMOLSumut

Dampak dari terus menyebarnya covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Medan memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat bencana non alam.

Sebelumnya, berdasarkan surat keputusan (SK) terakhir masa tanggap darurat berlaku sampai hari ini atau 29 Mei 2020. Namun, mengungat pandemi covid-19 belum berakhir, Pemko Medan memperpanjangnya hingga batas waktu yang tak ditentukan.

“Masa tanggap darurat diperpanjang, sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Kabag Hukum Setda Kota Medan, Bambang, kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Menurutnya, SK perpanjangan masa tanggap darurat telah diantarkan ke meja Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution untuk ditandatangani.

“Usulan perpanjangan itu kan dari Kepala BPBD Medan, pak Arjuna Sembiring. Kita mengkajinya, dan sudah dinaikkan ke meja pimpinan untuk ditandatangani,” bilangnya.

Diketahui, berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, Kamis (28/5/2020) pukul 17.00 WIB, jumlah pasien positif covid-19 mengalami peningkatan yakni 224 orang

Sebelumnya, pada Rabu (27/5/2020) jumlahnya masih 216, artinya ada penambahan 8 pasien positif covid-19 hari ini.

Di sisi lain jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) naik menjadi 82 dari jumlah sebelumnya 81. Peningkatan juga terjadi pada jumlah pasien meninggal dunia menjadi 83 dengan rincian 21 positif covid-19 dan 62 meninggal dengan status PDP.

Jumlah kecamatan yang masuk zona merah bertambah menjadi 20. Hanya tersisa Kecamatan Medan Belawan yang masih bertahan di zona kuning.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here