TEPAT pukul. 18.05 WIB, 11 September 2019, berlakulah taqdir Allah SWT kepada Putra Terbaik Bangsa Indonesia, Ayahanda Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie  untuk menghadap Allah SWT, setelah diditorehkanp RSPAD Gatot Subroto sejak tgl. 1 September 2019.

Terlalu banyak prestasi yg telah ditorehk almarhum untuk kemajuan bangsa Indonesia, disamping dalam bidang Teknologi juga dalam bidang politik, beliau merupakan Bapak Demokrasi ke dua setelah Alm. Dr. Bung Hatta.

Begitu beliau dilantik sebagai Presiden RI ke 3 menggantikan Bapak Almarhum Soeharto, langkah politik pertamanya dalam bidang Politik adalah membebaskan para Tahanan Politik dan menjamin Kebebasan Pers.

Lompatan Teknologi telah dilakukannya utk negri ini, mulai dari memodernisasi industri strategis antara lain PT. PINDAD dan DIRGANTARA INDONESIA (DI)walaupun banyak mendapat tantangan dari dalam negri sendiri.
Pada tahun 1990 ia menulis dalam Sophisticated Technologies : taking root in developing countries International journal of technology management.
Pemikiran Habibie pada 29 tahun silam sudah menyinggung bahwa jika Indonesia ingin menjadi negara yang maju, maka harus mengembangkan Riset dan teknologi.

Pada saat ia menjadi Presiden saat itu sangat banyak masalah yg harus diselesaikan antara lain, masalah ekonomi dimana nilai rupiah terus melemah terhadap US$, sampai  Rp16.000./US.$ pengangguran dan persoalan keamanan khususnya di Timor Timur yang akhirnya diizinkan beliau untuk melaksanakan refrendum dan akhirnya lepas dari Indonesia.

Pemimpin yang sangat memahami kebutuhan negrinya tetapi tidak pernah melakukan pencitraan, pesan beliau lakukanlah yang terbaik untuk rakyat dan negara…

selamat jalan pahlawan bangsa, engkau telah mengangkat derajat bangsa Indonesia dimata dunia, yang bersahaja, jujur dan pintar.***

Penulis merupakan Seknas Prabowo-Sandi Sumut

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here