Wahyu Setiawan mengenakan rompi kuning/Net

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi mengatakan ada dua pilihan yang bisa dilakukan Wahyu Setiawan dengan status barunya sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh KPK.

“Dia pasang badan agar kasus berhenti pada dirinya sebagai aktor utama,” ujar Ade seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (10/1).

“Atau justru melangkah maju dengan menjadi justice collaborator untuk membuka ‘kotak pandora’ perilaku koruptif dalam kasusnya,” jelasnya.

Komisioner KPU ini diciduk dengan tiga orang lainnya yakni Agustiani Tio Fridelina, mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, yang juga orang kepercayaan Wahyu, lalu ada Harun Masiku, calon anggota DPR RI 2019-2024 dari PDIP daerah pemilihan Sumatera Selatan I.

Yang paling menyita perhatian adalah Wahyu juga diciduk bersama dengan orang kepercayaan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristianto yakni Saeful Bahri.

Publik pun masih menanti kelanjutan dari episode kasus ini. Sebab Saeful yang merupakan orang kepercayaan Hasto melontarkan pernyataan yang mengejutkan usah keluar dari ruang penyidik KPK sekitar Jumat dini hari (10/1).

Saat dicecar wartawan soal keterlibatan Hasto yang disebut menjadi pemberi uang suap untuk Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Dengan ekspresi kesal, Saeful akhirnya membenarkan jika sumber uang suap berasal dari Hasto.

“Iya, iya (sumber dari Hasto),” singkatnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here