Kampung Narkoba yang terletak di Jalan Kampung Baru Desa Sei Sakat Kecamatan Panai Hilir digrebek Polres Labuhan Batu, Selasa (14/7/2020).

Dari penggrebekan itu, petugas menangkap 2 tersangka yakni Jailani (34),Dedy Rahman Lubis (21). Kanit Idik I Ipda Sarwedi Manurung, kepada wartawan menjelaskan kronologi penggerebekan itu.

Mulanya, Senin tanggal 13 Juli 2020 sekira pukul 22.00 Wib, personil Sat Narkoba Polres Labuhan Batu bergerak menuju Sei Berombang menindaklanjuti keresahan masyarakat akan peredaran narkoba di kawasan itu.

“Selanjutnya pada hari Rabu tanggal 14 Juli 2020 sekira pukul 09.30 Wib Personil melakukan penggrebekan di rumah sasaran Jailani dan Dedy Rahman Lubis,” jelasnya, Rabu.

Didampingi Kepling setempat, petugas melakukan penggeledahan badan dan di dalam rumah Jailani. Hasilnya, petugas mendapat empat klip kecil narkotika jenis sabu dan uang sebrsar Rp 400.000 di kantong celana sebelah kanan dan 2 (dua) klip sedang di bungkus kotak rokok sempoerna di kantong kiri depan saudara Jailani serta 1 (satu) unit HP Nokia .

Sementara, dari tersangka Dedy Rahman Lubis ditemukan 1 plastik klip sedang berisikan kristal diduga narkotika jenis sabu yang diduga dilemparkan tersangka.

Dari interogasi terhadap Jailani, diketahui ia sudah setahun mengedarkan sabu-sabu. Setiap harinya, ia menjual 2 hingga 3 Gram dengan keuntungan setiap gram nya seharga Rp 850.000 dan kembali menjualnya seharga Rp.1.200.000 dengan keuntungan Rp.350.000 setiap Gram

Adapun Deddy Rahman Lubis adalah kurirnya yang selalu mengantarkan sabu jika ada pembeli saat Jailani melaut. Ia menjual sabu kepada para nelayan yang menjadi pelanggannya sehingga dialah yang mengendalikan penjualan sabu didarat.

Dari keterangan Jailani dikembangkan ke bandar berinisial M warga Lorong 5 Kecamatan Panai Hilir.

Dengan didampingi Kepling setempat dilakukan penggeledahan dirumah M yang sudah ditinggal kosong oleh pemiliknya dan berhasil menemukan 1 plastik klip berisi kristal diduga narkotika dan senjata air soft gun merek revolver di dalam rumah yang diduga sering digunakan pelaku untuk berjaga jaga dan menakut nakuti warga dilingkungannya tinggal.

Selanjutnya dengan barang bukti diamankan ke Mako Sat Narkoba Polres Labuhan Batu untuk dilakukan proses sidik.

“Terhadap tersangka dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Th 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” demikian Sarwedi.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here