Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Sumatera Utara bekerja sama dengan Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi perangkat desa dan pekerja melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Kerja sama ini bertujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja, kompetensi, dan pengabdian, tetapi belum berkesempatan menyelesaikan pendidikan hingga jenjang sarjana.
Ketua PPDI Sumatera Utara, M Guntur Gunawan Damanik S.Ap, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih fleksibel, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami, PPDI Sumatera Utara dan IAIDU Asahan, memiliki komitmen bersama untuk membuka akses sarjana bagi perangkat desa dan pekerja di Sumatera Utara,” ujar Guntur, Kamis (8/10/2026).
Ia menjelaskan, kesepakatan tersebut dicapai setelah pihaknya bertemu dengan Rektor IAIDU Asahan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, SH, SPd.I, MH.
Menurut Guntur, kerja sama ini tidak sekadar menjadi kolaborasi kelembagaan, tetapi juga langkah untuk membangun ekosistem pendidikan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui mekanisme RPL, pengalaman kerja, pengabdian, serta kompetensi yang dimiliki seseorang berpeluang diakui sebagai bagian dari proses akademik sesuai ketentuan yang berlaku.
Guntur menyebutkan, Rektor IAIDU Asahan memberikan dukungan terhadap pengembangan program tersebut. Pengalaman dan pengabdian seseorang di dunia kerja dinilai sebagai bagian penting dari proses pembelajaran yang dapat memperoleh pengakuan melalui mekanisme akademik yang sesuai.
Saat ini, program RPL di IAIDU Asahan telah berjalan pada Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Syariah.
Ke depan, program tersebut direncanakan diperluas ke Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah.
Guntur berharap program ini dapat menjadi jembatan bagi perangkat desa, pekerja, dan masyarakat umum yang memiliki pengalaman serta kompetensi di bidang tertentu untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun pengabdian yang selama ini dijalankan.
“Melalui program ini, diharapkan para pekerja, perangkat desa, serta masyarakat yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang tertentu dapat memperoleh pengakuan akademik tanpa mengabaikan aktivitas pekerjaan dan pengabdian yang selama ini dijalankan,” pungkasnya.
Kerja sama PPDI Sumut dan IAIDU Asahan ini diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan sarjana sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara.
