Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas tak sekadar bersilaturahmi saat menjamu Anggota DPR RI Prananda Surya Paloh, Rabu,30 April 2026. Di meja makan siang itu, Rico langsung “menjual” sejumlah proyek strategis nasional yang kini jadi tumpuan percepatan wajah kota.
Rico menegaskan, Medan tengah berada di fase krusial pembangunan. Sejumlah proyek nasional didorong untuk segera terealisasi, mulai dari pembangunan Sekolah Rakyat yang ditarget rampung Juni mendatang, hingga proyek PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) di kawasan Terjun, Medan Marelan.
“Beberapa proyek nasional di antaranya pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan rampung pada Juni mendatang dan proyek PSEL di kawasan Terjun, Medan Marelan,” kata Rico Waas.
Tak berhenti di situ, proyek BRT Mebidang juga ikut dipaparkan. Transportasi massal yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang itu dinilai bakal mengubah pola mobilitas sekaligus menggerakkan ekonomi kawasan.
“Transportasi massal itu bukan sekadar alat pindah orang, tapi mengubah habit masyarakat dan menggerakkan ekonomi,” jelas Rico Waas.
Di luar proyek nasional, Rico juga membeberkan agenda prioritas Pemko Medan: pembenahan jalan dan trotoar, serta revitalisasi hampir seluruh puskesmas tahun ini. Ia menekankan, puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan warga.
“Kami menilai puskesmas perlu direvitalisasi karena puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ujarnya.
Rico turut menyinggung penyelesaian pembangunan Stadion Teladan yang melibatkan kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kota. Ia berharap dukungan politik di tingkat pusat bisa mempercepat berbagai kebutuhan Medan, mulai dari pendidikan, keagamaan, rumah ibadah, hingga persoalan pertanahan.
“Kami berharap dukungan bapak Prananda Surya Paloh dalam mengawal berbagai kebutuhan dan aspirasi Kota Medan di tingkat pusat,” ujarnya.
Dengan sokongan DPR RI, Rico optimistis proyek-proyek tersebut tak sekadar berjalan, tetapi juga memberi dampak nyata.
“Sejatinya Kota Medan akan terus berkembang dengan dukungan semua pihak, termasuk Bang Prananda,” tuturnya.
Sementara itu, Prananda Surya Paloh menekankan pentingnya soliditas lintas level—pusat, daerah, hingga masyarakat. Menurutnya, pembangunan tak akan berjalan tanpa kesatuan visi.
“Silaturahmi ini penting untuk menyatukan visi. Kita boleh berbeda, tapi untuk Medan, kita harus bersama,” ujarnya.
Ia juga memastikan siap mengawal kebutuhan Medan di pusat, baik dari sisi program maupun anggaran.
“Saya siap mendorong kebutuhan Kota Medan di pusat. Tidak ada kata gagal untuk Medan,” tegasnya.
Pertemuan itu menjadi lebih dari sekadar jamuan. Di balik suasana santai, tersirat pesan politik yang jelas: percepatan pembangunan Medan kini sangat bergantung pada kuatnya dukungan pusat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Defri Noval Pasaribu, Rony Reynaldo Situmorang, Mustafa Kamil Adam, Anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, M Afri Rizki Lubis, dan Faisal Arbie, Ketua KPU Kota Medan Mutia Atiqah, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, para pengurus organisasi kemasyarakatan Islam, serta tokoh masyarakat Kota Medan. 
