Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan menggelar Razia Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 3/2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Kamis (28/11). Razia ini dilakukan terhadap masyarakat yang merokok di lokasi yang dilarang sesuai Perda tersebut.

Petugas melakukan razia di kawasan Medan Kota, tepatnya di sekitar Masjid Raya Medan. Petugas juga langsung melakukan sidang di tempat dibantu dengan pihak dari Pengadilan Negeri Medan.

Kepala Seksi Penyidikan Penuntutan dan Barang Bukti Satpol PP, Rahmad Doni menyebut razia yang dilakukan sesuai Perda KTR.

“Kita menggelar razia ini sesuai dengan Perda KTR dan kita juga melakukan sidang tindak pidana ringan atau sidang Tipiring,” katanya kepada wartawan.

Rahmad menuturkan bahwa Perda ini sudah ada sejak tahun 2014, dimana pelaksanaan Perda sudah diatur dalam Perda Wali Kota Nomor 3 tahun 2014. Rahmad menyebut bahwa ada beberapa tempat yang menjadi kawasan tanpa rokok.

“Ada tujuh tempat kawasan tanpa rokok, di antaranya tempat belajar mengajar, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, tempat bermain anak, tempat umum, fasilitas umum dan tempat kerja,” tuturnya.

Rahmad menambahkan, dari tujuh tempat tersebut, ada beberapa tempat yang mutlak tidak boleh melakukan kegiatan yang terkait dengan tembakau.

“Tempat yang sama sekali tidak boleh merokok adalah tempat belajar, rumah sakit, rumah ibadah, angkutan umum dan permainan anak. Disitu tidak boleh ada jualan rokok dan promosi. Untuk tempat yang lain tidak bersifat mutlak. Cuma untuk tempat yang lain harus disediakan tempat khusus merokok,” sebutnya.

Rahmad menyebut bagi mereka yang dikenakan razia, akan langsung disidangkan dan membayar denda.

“Kalau dendanya itu Rp50.000 dan untuk kurungan itu selama tiga hari berdasarkan Perda,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here