Guna mendukung pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), RM BPK Tesalonika menerapkan jarak duduk bagi para pengunjungnya.

Hal itu diungkapkan pemilik RM BPK, Hendri Duin Sembiring, Selasa (24/3/2020).

“Disemua cabang, kami terapkan jarak antar pengunjung. Begitu juga di pintu masuk, kami sediakan hand sanitizer. Apa imbauan pemerintah kami laksanakan,” katanya.

Selain itu, Hendri juga mengaharap agar pengkonsumsi BPK bisa lebih memanfaatkan aplikasi berbasis online untuk memesan makanan dari RM Tesalonika. Ia juga berharap agar langkah serupa juga diterapkan seluruh rumah makan yang ada di Kota Medan.

“Belakangan ini pemesanan melalui aplikasi itu lebih banyak ketimbang pengunjung yang datang. Saya harap juga seperti itulah, semua pemilik rumah makan, apapun itu seperti mie aceh, nasi goreng kalau bisa maksimalkan pemesanan dari aplikasi. Ini bagian dari pencegahan juga,” jelasnya.

Dia mengaku di RM BPK miliknya, semenjak virus Corona merebak di Medan, penjualannya juga menurun. Padahal, omset penjualannya sempat naik pasca wabah Hog Cholera menyerang peternak babi.

“Kalau BPK ini ada terus cobaannya, dulu waktu Hog Cholera, sempat turun hingga 70 %, setelah itu naik lagi hingga 60 %. Ini wabah Corona, turun lagi hampir ke 30 %, namun sekarang pembeli lebib banyak yang take away,” demikian Hendri.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here