Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Robi Barus meminta Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution meningkatkan upaya pencegahan yang bersifat luar biasa dalam penanganan virus corona (covid-19).

Menurutnya, perlu perhatian ekstra dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan sebagai langkah antisipasi. Hal itu perlu dilakukan agar tidak semakin banyak korban berjatuhan.

“Kita lihat selama ini penanganan masih di inti kota, belum menyentuh tingkat lingkungan, padahal yang paling rawan itu tingkat paling bawah,” ujarnya, Senin (23/3/2020) menanggapi bertambahnya korban meninggal dunia yang diduga terpapar virus corona.

Ia mendesak anggaran yang dialokasikan sebesar Rp100 miliar dapat segera direalisasikan.

“Segera beli APD, distribusikan, jangan hanya bicara mengalokasikan saja, tapi tidak direalisasikan, ini sudah keadaan mendesak, jangan tunggu sampai korban meninggal dunia semakin banyak,” tuturnya.

Seperti diberitakan, Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengumumkan satu lagi warganya yang meninggal dunia setelah masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP)virus corona atau covid-19.

Dengan begitu sampai hari ini telah dua orang warga Medan meninggal dunia akibat terpapar virus corona.

“Ada yang meninggal satu lagi di Medan, atas nama AG, yang hari ini akan dikebumikan, setelah dokter sebelumnya,” ujar Akhyar.

Sejak pekan lalu, Akhyar mengatakan pihaknya telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan. Di mana, penyemprotan cairan disinfektan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan.

“Sejak Sabtu lalu telah dilakukan penyemprotan di publik servis dan publik area, kemudian akan lebih dalam yakni daerah privat, kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan selanjutnya berkelanjutan masuk ke ruang privat yang perlu penanganan khusus,” terangnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here