Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus, meminta Pemko Medam untuk memutup sementara Brastagi Supermarket. Hal dilakukan guna memutus mata rantai covid-19.

“Tegakkan sanksi Perwal Nomor 11 Tahun 2020 itu jangan hanya berani sama yang tak pakai masker saja ,” kata Robi, Rabu (20/5/2020).

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan itu menegaskan Pemko Medan jangan pilih kasih dalam penegakan Perwal No 11 tersebut.

“Kali ini diuji ketegasan Plt Walikota Medan Akhyar Nasution untuk menindaktegas pengelola Brastagi Suupermarket di Jalan Gatot Subroto tersebut,” ujar Robi.

Robi mempertanyakan pengawasan yang dilakukan terhadap pengelola Brastagi Supermarket tersebut selama ini. Sebab dalam Perwal 11 itu jelas sudah diatur untuk pengelola bisnis yang melayani masalah konsumsi pangan atau logistik.

“Kita curiga jangan -jangan selama ini pengelola Brastagi Supermarket itu tidak mengikuti protokol kesehatan yang sudah diperintahkan,” katanya.

“Mana social distancing, pakai masker dan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, apakah selama ini diterapkan di supermarket itu,” sambung Robi.

Diakhir pernyataannya Robi mengungkapkan ini uji nyali bagi Akhyar Nasution berani tegas apa tidak untuk Brastagi Supermarket itu .

Terpisah Kabag Humas Pemko Medan AR Rahman Pane ketika dikonfirmasi menegaskan bahwa nasib Brastagi Supermaket itu tergantu hasil Swab 14 Karyawan.

“Belum ada keputusan dari Tim Gugus tugas, Karyawan disarankan Isolasi Mandiri. Nunggu hasil tes swab 14 orang karyawan tersebut,” kata Rahman.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here