Pemerintah Kota (Pemko) Binjai dinilai kurang memperhatikan pelaku usaha yang ada di Binjai. Kurangnya perhatian pemerintah tentu dapat menghambat produktifitas pelaku usaha yang ingin berkembang.

Hal tersebut dibantah oleh Kadis P3AM Rudi Iskandar Baroes beberapa waktu lalu.

“Tidak benar, Pemko Binjai sangat berperan mendukung semua pelaku usaha yang ada di Binjai”, tegasnya di Kantor Berita RMOLSumut.

Menurut Rudi, kurangnya terekspos oleh media menjadi penyebab timbulnya penilaian negatif tersebut.

“Inilah susahnya kita hidup di dunia ini, yang baik-baik jarang terekspos. Pemerintah membantu masyarakat tidak diekspos, tapi kalau yang buruk cepat sekali terekspos”, ujarnya.

Rudi berpendapat bahwa cara pemerintah mendukung pelaku usaha juga harus bijak, harus membuat pelaku usaha mampu mandiri menjalankan usahanya. Jadi tidak hanya bantu-bantu saja sambungnya. Maka Pemko Binjai selalu memantau perempuan-perempuan dan siapapu yang bergerak dibidang usaha.

“Sebagai contoh, ada seorang pengusaha pewangi pakaian di Binjai. Itu produk baru belum ada satu bulan tapi sudah besar omsetnya. Tapi lucunya di Binjai tidak terkenal padahal di luar Binjai sudah terkenal. Maka kita panggil pengusahanya, kita support dia. Apa kendalanya seperti surat menyurat, pembuatan izin kita bantu dan banyak lagi yang lain juga kia bantu”, jelasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here