Satuan Narkoba Polrestabes Medan, berhasil 4 tersangka peredaran sabu-sabu dan pil ekstasi, Rabu (18/3/2020) pagi di Jalan Setia Budi, Medan.

Keempat tersangka itu yakni MA, WS, RN dan NA. Seorang diantaranya (MA) meninggal usai mendapat tindakan keras dan terukur dari personil akibat melakukan perlawanan.

Kapolrestabes Medan, Kombel Pol Jhonny Edizo Isir, saat memaparkan pengungkapan itu, Jumat (20/3/2020) di RS Bhayangkara Medan mengatakan polisi berhasil mengamankan 15 Kg sabu-sabu dan 60 ribu butir pil ekstasi.

“Dari hasil pengembangan dan penggeledahan, diperoleh ada 15 kantong yang berisi sabu-sabu ada 6 kantong plastik pil ekstasi dan alat komunikasi tersangka dan rekening yang diduga sebagaimedia transaksi tersangka,” kata Isir.

“Totalnya itu ada 15 ribu gram sabu (15 kg) dan 60 ribu butir pil ekstasi. Kalau sabu-sabu dipakai paket hemat menjadi setengah gram saja, sudah ada 30 ribu masyarakat yang akan terkena,” lanjutnya.

Isir juga menjelaskan peran masing-masing tersangka, tersangka NA berperan membantu menyimpan barang, RN dan WS sebagai kurir.

“Sementara pelaku MA berperan sebagai penyimpan barang di rumah atau kost di Jalan setia Budi. Pengembangan akan kita lanjut pola-polanya karena tidak berhenti di 4 orang ini,” jelas Isir.

Akibat ulahnya ini, keempat tersangka akan dikenakan pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 UU nomor 25/2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana minimal seumur hidup dan maksimal hukuman mati, serta ancaman penjara minimal 6 tahun maksimal 20 tahun.

“Ini salah satu bentuk komitmen polisi dalam upaya memerangi narkotika dalam berbagai bentuk. Karena narkotika musuh bersama,” tandas Isir.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here