Personil Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan terpaksa melakukan tindakan tembak mati kurir 15 kilogram sabu-sabu jaringan internasional asal Aceh.

Sang kurir berinisial RA (45), warga asal Aceh Tamiang yang membawa narkotika jenis sabu dari Malaysia. RA ditembak di Gerbang Tol Helvetia karena melawan dan ingin menabrak petugas saat berupaya kabur, Selasa, (5/11).

“Tersangka terpaksa diberi tindakan tegas karena berupa melarikan diri dan hendak menabrak personel dengan menggunakan Toyota Avanza pelat BK 1718 VK,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto.

Menurut Dadang Hartanto, terungkapnya kasus ini berdasarkan tindak lanjut dari laporan masyarakat tentang adanya seorang pria asal Aceh menuju Kota Medan yang membawa narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.

“Nah, saat dicegat pintu keluar Jalan Tol Helvetia, pelaku melawan dan terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur,” jelasanya.

Penindakan ini, kata Kombes Pol Dadang, merupakan bagian dari komitmen Polrestabes Medan untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

“Kita tidak pernah memberikan toleransi  kepada pelaku yang meresahkan tersebut,” demikian Kapolrestabes Medan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here