Walikota Medan Dzulmi Eldin di Gedung KPK/RMOL

Setelah Wali Kota Medan Dzulmi Eldin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, Anggota DPRD Medan Tengku Rendy Edriansyah anak sulung Dzulmi Eldin tidak pernah kelihatan masuk ke kantor.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Medan Afif Abdillah mengatakan bahwa Tengku Rendy Edriansyah telah mengajukan permohonan izin untuk tidak hadir ke gedung dewan.


“Dia (Rendy) izin ada urusan keluarga. Saya gak tanya urusan keluarganya apa,” ujarnya.

Afif mengatakan Rendy diperkenankan untuk tidak hadir di gedung DPRD Medan. Namun, ketika ada agenda resmi dewan seperti rapat dan sidang paripurna, maka harus hadir.

“Selama gak ada sidang paripurna, rapat. Oke. Kita belum ada kegiatan, AKD (Alat Kelengkapan Dewan) belum terbentuk, tatib (tata tertib) juga,” katanya.

Rendy sendiri ikut berangkat ke Jepang bersama ayahnya Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. Tidak jelas dalam kapasitas apa Rendy berangkat. Sebab, saat itu dirinya belum dilantik menjadi anggota dewan.

Mengenai hal tersebut, Afif tidak mau ikut campur. “Biarlah itu urusan aparat penegak hukum menelusurinya,” tegasnya.

Sebelumnya Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin terjaring OTT KPK. Eldin diduga meminta upeti kepada Kepala Dinas PU Medan, Isya Anshari untuk menutupi biaya perjalanan dinas ke Jepang yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh APBD.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here