Penyelenggaraan seminar International Economic Conference for Enabling Sustainability (IECES) tertanggal 28 Oktober 2026 di Universitas Negeri Medan (Unimed) menjadi sorotan karena mahasiswa semester akhir Fakultas Ekonomi (FE) diharuskan untuk ikut dan membayar uang kontribusi Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu. Indikasi jika kegiatan ini hanya akal-akalan untuk “memeras” mahasiswa juga mencuat karena seminar yang diragukan label Internasionalnya tersebut.
Menanggapi hal ini, pihak Unimed langsung memberikan klarifikasi. Koordinator Pusat Kehumasan dan Layanan Terpadu Unimed Dr. Isli Iriani Indiah Pane mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran akademik.
“Melalui seminar tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman ilmiah serta kesempatan untuk mempresentasikan dan mempraktikkan hasil karya ilmiah yang telah mereka susun dan kirimkan kepada panitia seminar,” katanya dalam keterangan tertulis diterima redaksi, Kamis, 29 Oktober 2026.
Isli menambahkan, seminar tersebut biasanya disarankan bagi mahasiswa semester 5 ke atas sebagai bagian dari pengembangan kompetensi akademik dan pengalaman ilmiah. Selain itu, sertifikat atau dokumen keikutsertaan dalam seminar ilmiah dapat menjadi salah satu berkas pendukung dalam proses administrasi wisuda, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Perlu kami tegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam seminar ini bukan bertujuan untuk mempermudah proses meja hijau,” ujarnya.
Adapun proses meja hijau merupakan hal yang berbeda dan tidak dapat dicampuradukkan dengan keikutsertaan mahasiswa dalam seminar tersebut.
“Penilaian dalam proses meja hijau merupakan kewenangan dosen pembimbing dan dosen penguji berdasarkan hasil serta kualitas akademik mahasiswa yang bersangkutan,” pungkasnya.
