Foto/Net

Seorang ibu rumah tangga berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bernama Erni Aqilah Abyan, meninggal dunia di RSUP H Adam Malik, Medan. Ia dilarikan dari RSUD Padangsidimpuan untuk mendapat pertolongan akibat gejala sakit menyerupai orang yang terinfeksi corona. Namun, nyawanya tidak terselamatkan.

Wanita paruh baya itu tadi malam masih sempat mengunggah keluh-kesah saat dirawat di RSUD Padang Sidempuan, lantaran mengaku mendapat perlakuan yang tidak layak sebagaimana mestinya orang sakit. Lewat video facebooknya berdurasi sekitar 1 menit 41 detik itu, akhirnya warganet termasuk anggota Komisi IX DPR Dapil Sumut II, Saleh Partaonan Daulay menyampaikan empati dan langsung membantu.

Saleh Daulay langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Kementerian Kesehatan di Jakarta dan pihak terkait di Sumut. Dari hasil koordinasi, Ketua DPP PAN itu mengatakan, RSUD Padang Sidempuan diminta langsung merujuk pasien ke RS Adam Malik di Kota Medan. Nahas, Erni Aqilah Abyan meninggal dunia setelah menerima penanganan dan dirawat di RS Adam Malik.

“Meninggalnya sesaat setelah sampai di RS Adam Malik. Itu info yang saya terima langsung dari salah seorang direksi RS (Adam Malik) tersebut,” ujar Saleh Daulay dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/4).

Saleh Daulay mengucapkan turut berduka cita atas kepergian almarhumah, dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan. Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini pun mengimbau agar masyarakat untuk menerima jenazahnya, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dokter.

“Kepada masyarakat, mohon dibantu agar jenazahnya dapat dilaksanakan fardhu kifayahnya sesuai dengan nasehat para dokter. Jangan ada polemik, karena ibu ini adalah hamba yang disayangi oleh Allah SWT,” demikian Saleh Daulay. Sebelumnya, tim dokter di RS Adam Malik mengatakan, Erni Iqbal Abyan berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. Dengan demikian proses penanganan jenazahnya harus dilaksanakan sesuai prosedur pemakaman pasien yang terinveksi Covid-19.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here