Rudi Iskandar Baroes/RMOLSumut

Rudi Iskandar Baroes menilai seringnya terjadi miskomunikasi antara pelaku usaha dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang menyebabkan akhirnya pelaku usaha di Binjai terkesan berjalan sendiri-sendiri. Hal tersebut disampaikannya di Kantor Berita RMOLSumut beberapa waktu lalu.

“Walikota sudah menginstruksikan kepada OPD untuk men-support pelaku usaha, tapi kadang kebanyakan OPD ini tak mau jemput bola. Dia hanya menunggu pelaku usaha untuk mendatanginya”, ujarnya.

Menurut Rudi, hal tersebut harusnya yang dirubah. OPD tidak boleh hanya menunggu masyarakat mendatanginya.

“Kita tidak harus menunggu orang untuk datang minta perhatian atau minta tolong. Kita sebagai OPD yang harus jemput bola. Datangi masyarakat, tanya kendalanya dan bantu masalahnya”, tegas Rudi.

Ketika ditanya perihal waktu yang dimiliki OPD untuk melakukan hal tersebut, Rudi mengatakan bahwa OPD memiliki banyak struktur yang harusnya bisa membagi waktu untuk datang ke masyarakat. Sehingga instruksi pimpinan (walikota) dapat terlaksanakan.

“Kan OPD banyak struktur, ada kepala bidang, ada kepala seksi, ada sekretaris dan lainnya, dimanfaatkan itu”, jelasnya.

Namun menurut Rudi selama ini banyaknya yang terlena dengan kedudukan dan posisi sehingga tidak terpikir untuk melakukan hal tersebut.

“Kita ini pelayan masyarakat, jadi kita yang harus jemput bola”, demikian Rudi.

 

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here