Sindir HT Milwan Jadi Ketua Timses Bobby Nasution, Herri Zulkarnain: Terbukti Kader Demokrat Sangat Diminati

Sindir HT Milwan Jadi Ketua Timses Bobby Nasution, Herri Zulkarnain: Terbukti Kader Demokrat Sangat Diminati

Partai Demokrat Sumatera Utara sudah mendengar informasi tentang nama HT Milwan yang menjadi Ketua Tim Sukses (Timses) untuk pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman pada Pilkada Medan 2020. Hal ini menurut Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Herri Zulkarnain cukup unik mengingat yang bersangkutan saat ini masih tercatat sebagai kader aktif partai yang dulu mengantarnya menjadi anggota DPRD Sumatera Utara tersebut. "Beliau sampai saat ini masih tercatat sebagai pengurus, sebagai Ketua Dewan Kehormatan," kata Herri kepada kantor berita politik, RMOLSumut, Rabu (16/9). Meski menyayangkan langkah yang diambil oleh HT Milwan, namun Herri Zulkarnain mengatakan Partai Demokrat tetap memetik poin penting dari peristiwa ini. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa kader mereka sangat diminati dalam dunia perpolitikan di Sumatera Utara. "Saya melihat demokrat ini sekarang sedang jadi pilihan dan disenangi oleh para calon. Akhyar kini menjadi kader Demokrat, Bobby Nasution ternyata senang orang Demokrat jadi ketua timnya. Ini membuktikan Demokrat dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) semakin luar biasa, ini pertanda baik untuk 2024," ujarnya. Terkait status kader aktif HT Milwan yang tentunya tidak akan sejalan dengan kebijakan partai mengingat Bobby Nasution bukanlah bacalon yang diusung Demokrat, Heri mengaku akan segera memanggil yang bersangkutan. Ia akan meminta klarifikasi dan sekaligus mengambil langkah-langkah demi tegaknya aturan di Partai Demokrat. "Alangkah disayangkan kan tanpa pengunduran diri (dari Demokrat) menjadi ketua tim sukses di sana. Dalam etika politik ini tidak patut. Hak beliau untuk memilih jadi tim pemenangan disana, kita tidak keberatan tapi harus beretikalah berpartai ini. Saya akan panggil beliau selaku orang yang kita anggap orangtua kita. Kita klarifikasi kita minta mundur dan mungkin akan kita beri sanksi dari partai," pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, HT Milwan menjadi tim sukses untuk pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman yang diusung oleh PDIP, Gerindra, Golkar, PAN, NasDem, PPP, Hanura dan PSI. Pada sisi lain, Partai Demokrat merupakan pengusung pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi di Pilkada Medan 2020 dengan berkoalisi dengan PKS.[R]


Partai Demokrat Sumatera Utara sudah mendengar informasi tentang nama HT Milwan yang menjadi Ketua Tim Sukses (Timses) untuk pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman pada Pilkada Medan 2020. Hal ini menurut Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Herri Zulkarnain cukup unik mengingat yang bersangkutan saat ini masih tercatat sebagai kader aktif partai yang dulu mengantarnya menjadi anggota DPRD Sumatera Utara tersebut.

"Beliau sampai saat ini masih tercatat sebagai pengurus, sebagai Ketua Dewan Kehormatan," kata Herri kepada kantor berita politik, RMOLSumut, Rabu (16/9).

Meski menyayangkan langkah yang diambil oleh HT Milwan, namun Herri Zulkarnain mengatakan Partai Demokrat tetap memetik poin penting dari peristiwa ini. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa kader mereka sangat diminati dalam dunia perpolitikan di Sumatera Utara.

"Saya melihat demokrat ini sekarang sedang jadi pilihan dan disenangi oleh para calon. Akhyar kini menjadi kader Demokrat, Bobby Nasution ternyata senang orang Demokrat jadi ketua timnya. Ini membuktikan Demokrat dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) semakin luar biasa, ini pertanda baik untuk 2024," ujarnya.

Terkait status kader aktif HT Milwan yang tentunya tidak akan sejalan dengan kebijakan partai mengingat Bobby Nasution bukanlah bacalon yang diusung Demokrat, Heri mengaku akan segera memanggil yang bersangkutan. Ia akan meminta klarifikasi dan sekaligus mengambil langkah-langkah demi tegaknya aturan di Partai Demokrat.

"Alangkah disayangkan kan tanpa pengunduran diri (dari Demokrat) menjadi ketua tim sukses di sana. Dalam etika politik ini tidak patut. Hak beliau untuk memilih jadi tim pemenangan disana, kita tidak keberatan tapi harus beretikalah berpartai ini. Saya akan panggil beliau selaku orang yang kita anggap orangtua kita. Kita klarifikasi kita minta mundur dan mungkin akan kita beri sanksi dari partai," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, HT Milwan menjadi tim sukses untuk pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman yang diusung oleh PDIP, Gerindra, Golkar, PAN, NasDem, PPP, Hanura dan PSI.

Pada sisi lain, Partai Demokrat merupakan pengusung pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi di Pilkada Medan 2020 dengan berkoalisi dengan PKS.