Foto/Ist

Tujuh tahun sudah perusahaan tambang emas Martabe dibawah pengelolaan PT Agincourt Resources meluncurkan emas sebagai produk utama. Juli 2012 menjadi momentum bersejarah perusahaan tambang pemilik konsesi 1.303 kilometer per segi, di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara tersebut. Di bulan itulah mereka berhasil menuangkan emas perdana yang kini menjelma menjadi salah satu emas dengan kualitas terbaik dunia.

Tujuh tahun terakhir terakhir ini sebenarnya bukanlah waktu yang tepat untuk menyebut perusahaan ini mulai hadir di Sumatera Utara. Sebab mereka sudah mulai berinvestasi lewat pembangunan konstruksi sejak tahun 2008.

Kurun waktu tersebut tentu bukan perjalanan yang singkat dalam mengelola perusahaan dengan investasi bernilai lebih dari US$ 917,9 ini. Berbagai tantangan muncul silih berganti terutama dari eksternal perusahaan. Isu perusakan lingkungan, pencemaran sungai batang toru hingga berbagai isu negatif lainnya, menuntut perusahaan ini bekerja ekstra keras untuk meyakinkan bahwa kehadiran mereka akan mengiringi tumbuhnya kesejahteraan masyarakat, baik yang bermukim diseputar wilayah tambang hingga masyarakat luas.

Perlahan namun pasti, perusahaan ini terus menerapkan nilai-nilai utama perusahaan yang mereka singkat dengan kata GREAT (Growth Respect Excellence Action Transparency).

Mereka menunjukkan bahwa pertumbuhan (growth) perusahaan juga akan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat. Hal ini juga dilakukan dengan memberi penghargaan (respect) yang tinggi kepada seluruh individu, budaya setempat dan pemangku kepentingan yang ada. Juga menunjukkan komitmen untuk tetap menjaga keunggulan (Excellence) dalam spirit kerja guna menjaga komitmen sebagai perusahaan yang unggul, serta melakukan aksi-aksi nyata (Action) untuk membuka mata dunia, bahwa mereka merupakan perusahaan yang terbuka (Transparency) siap menerima masukan yang konstruktif dan selalu mengedepankan kejujuran.

Mudahkah menerapkan “GREAT” ini agar dipahami oleh masyarakat? Itulah yang menjadi tantangan besar.

Banyak program yang dilakukan agar nilai GREAT ini benar-benar dipahami dengan baik oleh masyarakat. Masing-masing divisi bekerja professional sesuai tupoksi masing-masing namun tetap menjadi bagian satu kesatuan yakni Tambang Emas Martabe.

Menjalin komunikasi dengan dunia luar menjadi salah satu fondasi penting dimana Divisi Corporate Communication menjadi ujung tombaknya. Secara berkala, divisi ini menyampaikan informasi seputar perkembangan perusahaan termasuk sosialisasi program kemasyarakatan yang dilakukan oleh perusahaan seperti bantuan pengembangan usaha warga, program beasiswa hingga literasi teknis pertambangan di kalangan mahasiswa pada perguruan-perguruan tinggi di Indonesia lewat kegiatan E-Coaching Jam (ECJ).

“Melalui ECJ ini para mahasiswa dari berbagai jurusan yang terkait dengan pertambangan bisa mendapatkan bimbingan ataupun pemahaman baru tentang industri pertambangan melalui sharing pengalaman langsung dari para praktisi pertambangan Tambang Emas Martabe. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2014, total pemateri yang telah mengikuti ECJ Martabe Gold Mine sebanyak 22 orang dimana jumlah mahasiswa selaku peserta sudah mencapai 2.113 mahasiswa di seluruh Indonesia. Kami berharap kegiatan berkelanjutan ini dapat melengkapi bahkan meningkatkan mutu akademis para mahasiswa agar lebih siap untuk berkecimpung dan berkarya di industri pertambangan,” kata Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono disela acara E-Coaching Jam (ECJ) Martabe Gold Mine bagi para mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), di Yogyakarta, Jumat (6/9/2019)

Literasi pertambangan hanyalah menjadi salah satu dari sekian banyak program yang dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi kalangan mahasiswa. Pada sisi lain, pembinaan di bidang pendidikan bahkan dilakukan secara universal mulai dari tingkatan ekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga perguruan tinggi. Secara berkala informasi lengkap seputar beasiswa tersebut selalu dibuka dengan sangat transparan oleh pihak manajemen.

Massifnya informasi mengenai Beasiswa ini membuat jumlah siswa penerima manfaat dari Beasiswa Prestasi Tambang Emas Martabe terus bertambah dari tahun ke tahun. Pada tahun ketiga yakni tahun 2019 ini, beasiswa ini diterima oleh 221 siswa yang terdiri dari 190 siswa penerima beasiswa baru dan 31 penerima beasiswa lanjutan. Nilai totalnya juga bertambah dari Rp 419,750,000 pada tahun sebelumnya menjadi Rp 596.240.000.

“Program Beasiswa Martabe Prestasi ini menjadi salah satu program unggulan Tambang Emas Martabe di bidang pendidikan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan akses pedidikan bagi siswa-siswi berprestasi dan berkomitmen tinggi yang berasal dari keluarga pra-sejahtera di Kecamatan Batangtoru dan Kecamatan Muara Batangtoru untuk mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi,” demikian disampaikan Direktur Operasional PT Agincourt Resources, Ed Cooney pada penyerahan beasiswa Juli 2019 lalu.

Program peningkatan kualitas masyarakat lewat dunia pendidikan dan literasi bahkan tidak cukup untuk menunjukkan bahwa Tambang Emas Martabe memang hadir untuk ikut membangun anak bangsa. Setelah meletakkan fondasi kuat bagi masyarakat lewat bidang pendidikan, mereka juga ambil bagian dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat lewat penguatan ekonomi berkelanjutan.

Program optimalisasi kawasan persawahan terpadu di Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru menjadi salah satu aksi nyata (Action) mereka. Optimalisasi persawahan terpadu yang meliputi perbaikan irigasi menggunakan pompa hidram dan panel surya, intensifikasi persawahan dan unit penggilingan padi, merupakan dukungan Tambang Emas Martabe untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.

“Kami selalu memberikan perhatian khusus untuk berbagai program pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus memberikan nilai dan manfaat terutama bagi masyarakat sekitar tambang. Pertanian merupakan salah satu fokus utama kami dalam program pengembangan masyarakat, selain tentu saja pendidikan, infratruktur, kesehatan, dan pengembangan ekonomi lokal,” tutur Ed Cooney.

Pada akhirnya semua program ini membuktikan kehadiran Tambang Emas Martabe tidak hanya menggairahkan investasi. Tapi juga memberi nilai kemanfaatan lewat komitmen tinggi untuk terlibat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu juga mengakui besarnya sumbangsih Martabe untuk kesejahteraan warganya.

“Kami sangat menyambut baik dukungan Tambang Emas Martabe terhadap masyarakat disini. Saya berharap dukungan program tanggung jawab sosial Tambang Emas Martabe dapat memberikan dampak ekonomi yang luas dan jangka panjang kepada masyarakat. Terima kasih kami ucapkan kepada Tambang Emas Martabe. Saya berharap masyarakat dapat merawat fasilitas yang telah diberikan,” ungkapnya saat menyaksikan pelaksanaan optimalisasi kawasan persawahan terpadu di Desa Batuhula.

Penghargaan atas sumbangsih dalam membangun anak bangsa tidak hanya dari Syahrul Pasaribua semata. Pengakuan dan penghargaan atas program Tambang Emas Martabe untuk kesejahteraan masyarakat juga muncul dari pihak lain. Raihan 10 Penghargaan untuk 10 program pemberdayaan masyarakat di ajang Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2019 menjadi bukti konkrit atas positifnya kehadiran mereka bagi Indonesia.

Pada akhirnya, kiprah positif Tambang Emas Martabe masih akan terus ditunggu oleh bangsa Indonesia setidaknya hingga tahun 2033, sesuai dengan kontrak karya yang tercantum.

Tantangan juga dipastikan akan tetap mengiringi perjalanan mereka dalam mengelola basis sumber daya yang pertanggal 31 desember 2017 tercatat 8,8 juta ounce emas dan 72 ounce perak. Termasuk dalam memanajemen lebih dari 2.600 pekerja dan kontraktor yang terlibat dalam kegiatan mereka.

Dan jawaban dari semua itu akan tetap kembali pada komitmen mereka menerapkan nilai dasar perusahaan “GREAT” yang sudah digariskan sejak awal. Penerapan nilai GREAT dan konsistensi memberikan literasi kepada masyarakat serta daya dukung publikasi lewat media massa tentu akan membuat berbagai tantangan akan berganti menjadi dorongan untuk terus berkembang. Semoga.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here