Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) diharapkan mampu menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Batubara untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat, khususnya terkait penelitian dan kajian untuk kebijakan proyek-proyek pembangunan. Hal itu diungkapkan Bupati Batubara, Ir. H. Zahir, MAP saat menerima kehadiran Rektor UISU, Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP di rumah dinas Bupati Komplek Perumahan PT. Inalum, Tanjung Gading, Sei Suka, Batu Bara kemarin (28/7).

Menurut Zahir, proses pembangunan yang diawali dengan proses penelitian akan memberikan hasil maksimal terhadap dampak pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. Sebab itu, pihaknya berharap, kegiatan OPD-OPD yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Batubara setidaknya harus melalui proses awal penelitian. “Sejauh mana dampak yang akan dirasakan masyarakat. Itu butuh proses penelitian yang dilakukan akademisi atau kampus,”ujar Zahir dalam pertemuan yang juga dihadiri wakil-wakil Rektor UISU itu.

Pada pertemuan itu, Rektor UISU didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah (ADI), Dr. Liesna Andriany, M.Pd, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan (KAK) Ahmad Bakhori, ST, MT dan Wakil Rektor Bidang kerjasama dan Sistem Informasi, Andang Suhendi, SS. MA. Selain itu, hadir juga Ketua LPKM UISU Dr. Rahmat Setia Budi dan seluruh jajaran dekan di lingkungan UISU. Sementara itu, Bupati Batubara, Ir. H. Zahir, MAP juga didampingi para asisten dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Batubara.

Masih menurut Zahir, pemerintah Batubara membutuhkan kajian dari akademisi untuk setiap kebijakan yang akan diputuskan. Sebagai contoh, Bupati Batubara itu mengatakan bagaimana akademisi bisa melakukan kajian terhadap minat masyarakat Batubara dalam membaca alquran. “Atau kita perlu mengetahui bagaimana kepuasan pelayanan masyarakat terhadap pembangunan kawasan industri dan bagaimana efeknya buat masyarakat,”ucap Bupati.

Begitu juga dengan kebijakan yang akan diambil dari bidang kesehatan. “Kenapa tingkat kesehatan masyarakat disatu desa rendah, kenapa bisa terjadi gizi buruk. apa antisipasinya? Saya ingin di kaji dulu. Itu biasa dilakukan pihak universitas,”tegasnya lagi sembari berharap UISU dapat juga membantu Pemerintah kabupaten Batubara dalam melakukan kajian terhadap kebijakan yang akan diambil.

Sementara itu, Rektor UISU, Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP dalam pertemuan itu menyambut baik keinginan Bupati Batubara. Sebab itu, pihak mengajak seluruh dekan di lingkungan UISU untuk langsung membahas peluang kerjasama yang dapat dilakukan dengan OPD-OPD di Pemkab Batubara. Rektor berharap, kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) UISU itu secepatnya untuk bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Batubara.

Pertemuan itu selanjutnya dipandu secara teknis oleh Ketua LPKM UISU Dr. Rahmad Setia Budi Bersama para dekan dan OPD di lingkungan Pemkab Batubara untuk mematangkan konsep kerjasama yang dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here