Hamdan Simbolon/RMOLSumut

Bakal calon wakil wali kota , Hamdan Simbolon bertekad menjadikan Medan kota ramah lingkungan. Ia menilai saat ini banyak keluhan masyarakat tentang penurunan kualitas udara.

Menurut Hamdan, hal itu terjadi akibat adanya ekploitasi sumber daya alam (SDA) yang tidak terkendali serta lemahnya penegakan hukum.

“Semakin sempitnya ruang terbuka hijau (RTH), kemacetan lalu lintas yang berdampak meningkat nya polusi udara, berdirinya bangunan yang tidak memperhatikan aspek keseimbangan alam dan lingkungan, sungai yang tercemar menyebabkan kualitas udara tidak baik. Kedepan kalau diberikan kepercayaan saya bertekad menjadi Medan kota ramah lingkungan,” jelas Hamdan, Senin (2/12/2019).

Ia menyebut sebagai salah satu kota besar di Indonesia harusnya juga sudah berperan dalam usaha pengurangi emisi gas rumah kaca yang saat ini juga menjadi salah satu isu internasional.

“Artinya pemerintah kota kedepan lebih fokus mendukung program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui bebagai kegiatan seperti pemilahan dan pengelolaan sampah melalui kegiatan 3R, menekan polusi udara, pemanfaatan air dan sebagainya,” katanya.

Ketua DPC PKB Medan ini mwnyebut, sampai saat ini juga ingin mendukung program Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan membuat kampung iklim.

“Setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup, serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan perusakan lingkungan,” jelasnya.

Untuk itu, dalan pencalonannya ini, ia mengusung jargon Medan BERES (Berbudaya, Elok, Religius, Elegan dan Sejahtera) untuk Pilkada Medan 2020.

Jargon tersebut diperkenalkan Hamdan saat menyampaikan visi misi dihadapan ratusan kader internal Partai Gerindra di Hotel Madani, Medan, Minggu (1/12/2019).

“Kita usung tagline atau jargon Medan BERES, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan dan sembako murah,” ujarnya.

“Sembako murah dan pendidikan yang terjangkau, diakuinya banyak diminati oleh masyarakat khususnya ibu rumah tangga,” demikian Hamdan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here