Andi Arief/Net

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi tangkap tangan (OTT) dimana seorang yang dicokok disebut komisioner KPU RI Wahyu Setiawan. Meski memastikan operasi tersebut tidak hanya mencokok satu orang, namun pihak KPK hingga pagi ini belum merinci nama-nama orang yang tertangkap.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa OTT ini berkaitan dengan suap menyuap. Sementara mereka yang ditangkap adalah penyuap dan pemberi suap.

Kini beredar kabar bahwa Wahyu ditangkap bersama dengan seorang caleg dari PDI Perjuangan. Kabar itu dihembuskan politisi Partai Demokrat Andi Arief.

Melalui akun Twitter pribadi, Andi Arief mengungkapkan rasa mirisnya dengan OTT yang menyasar komisioner KPU. Dia lantas mengaku mendengar kabar bahwa Wahyu ditangkap bersama caleg dari partai dengan suara terbesar di pemilu, yang seolah menjurus ke PDIP yang pada Pileg 2019 menjadi pemenang.

“Miris saya mendengar kabar OTT komisioner KPU bersama caleg partai suara terbesar pemilu. Lebih miris lagi kabarya bersama dua staf Sekjen Partai tersebut. Sistemik?” tanyanya sesaat lalu, Kamis (9/1).

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata hanya menyebut bahwa Wahyu Setiawan ditangkap bersama dengan tiga orang lainnya. Dia tidak menyebut detail apakah ada politisi dari ketiga orang tersebut.

“Apakah ada politikus, siapa namanya, saya belum dapat informasi,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu malam (8/1).

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here