Rekonstruksi pembunuhan hakim PN Medan/RMOLSumut

Rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Hakim PN Medan, Jamaluddin tahap pertama laksanakan di Warung Every Day, Komplek OCBC Jalan Ringroad Medan.

Dalam rekonstruksi itu, polisi menghadirkan 2 tersangka yakni ZH dan JP. Dan memperagakan 1 adegan yakni adegan percakapan.

Rekonstruksi berlangsung selama setengah jam, setelah itu petugas bersama tersangka bergerak ke Simpang Selayang Medan.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Poldasu, Kombes Pol Andi Rian, kepada wartawan mengatakan jika hari ini pihaknya akan melekukan rekonstruksi di 5 titik.

“Kita bagi ke 4 tahap, ini adalah tahap pertama yaitu perencanaan, ada di beberapa lokasi, karena untuk perencanaantak cukup sekali. Kemungkinan hari ini ada 5 titik,” kata Andi Rian.

“Termasuk ke tempat salah satu tersangka melakukan pembelanjaan peralatan sebelum melakukan eksekusi,” sambungnya.

Dalam rekonstruksi itu, Andi Rian mengatakan jika tersangka JP sudah meminta ZH untuk bercerai di pengadilan. Namun ditolak oleh ZH.

“JP menyarankan agar bercerai melalui pengadilan, namun di tolak ZH dan mengatakan kalau ke pengadilan nanti malah lebih malu, bagus matikan kalau tidak saya yang mati,” jelas Andi.

Hingga berita ini diturunkan, rekonstruksi masih berlangsung di Coffe Town, Jalan Ngumban Surbakti, Medan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here