Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mengumumkan pasien dalam pengawasan (PDP) pertama di wilayahnya.

Menurutnya, warganya tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia.

“Kami baru dapat laporan bahwa salah satu masyarakat kita yang kita sayangi pada hari ini PDP,” ujar Bakhtiar, Selasa (7/4/2020).

Ia berharap doa dari seluruh lapisan masyarakat Tapanuli Tengah agar PDP tersebut tetap dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dan dalam keadaan sehat.

“Ini PDP pertama di Kabupaten Tapanuli Tengah, beliau baru pulang dari Malaysia kurang lebih 14 hari, kurang lebih dipantau 7 hari di Puskesmas , namun belakangan ini beliau ada batuk dan demam sampai 38 drajat celcius, kemudian dibawa ke RS Pandan, yang bersangkutan ada riawayat TB Paru, sudah dilakukan pemeriksaan laboratorium dan lain sebagainya dan hari ini telah dirujuk ke RSUD dr Pirngadi Medan,” jelasnya.

Bakhtiar mengimbau masyarakatnya agar tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah.

“Kalau keluar rumah pakai masker dan jangan lupa cuci tangan, jaga kebersihan, serta tidak perlu berkumpul karena bisa menimbulkan percepatan penularan virus corona,” jelasnya.

Virus corona, diakuinya sudah menjadi persoalan di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Bahkan, negara-negara maju lebih dahulu menghadapi pandemi virus corona.

“Mari kita tetap tenang, dan berdoa agar virus ini segera berakhir,” tuturnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here