Guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (covid-19), Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi telah mengeluarkan surat edaran untu tidak mengunjungi tempat keramaian.

Namun, ditengah penyebaran covid-19 ini pula segelintir anggota DPRD Kabupaten Labuhan Batu justru berkeluyuran di pusat perbelanjaan di Kota Rantauprapat dengan dalih sidak.

Sikap wakil rakyat ini dianggap tokoh pemuda Labuhan Batu, Jansen Nainggolan sebagai bentuk ketidakpedulian legislator itu terhadap permasalahan yang ada.

“Mereka seakan mencari kesempatan dalam kesempitan. Informasi yang kami terima menyebutkan bahwa sidak tersebut merupakan atas adanya pengaduan masyarakat yang menyebutkan bahwa Suzuya Mall Rantauprapat menjual produk impor yang non label halal,” kata Jansen, Rabu (25/3/2020).

Menurutnya, kegiatan legislator di supermarket tersebut hanya untuk mencari – cari kesalahan perusahaan dan tidak berdampak dan bermanfaat bagi kalangan masyarakat.

“Seharusnya mereka tanggap atas apa yang sedang di rasakan masyarakat, bukan sibuk mencari salah bagi para pelaku usaha yang manfaatnya tidak ada bagi masyarakat,” bilangnya.

Tak hanya itu, ia juga menilai para anggota DPRD Labuhanbatu sampai saat ini tidak ada berbuat atau pun menyuarakan kepada pemerintah untuk melakukan pencegahan terhadap covid-19 yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Wakil rakyat yang tidak merakyat mereka, disaat rakyat diredung kecemasan mereka sibuk sidak yang ujungnya mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya” kesalnya.

Diketahui, Selasa (24/3/2020) Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu didampingi Komisi 2 melakukan sidak di Suzuya Mall di Jalan SM Raja, Rantauprapat.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here